PRODUK OLAHAHAN DARI SAMPAH

Tahukah anda bahwa sekarang sedang marak-maraknya produk olahan dari sampah. Benar sampah, karena produk ini merupakan hasil daur ulang dari sampah. Produk olahan sampah ini tidak hanya produk untuk pemakaian luar saja melainkan produk makanan dan obat-obatan

Sekarang, dikala harga-harga bahan pokok semakin melejit, ada oknum tertentu yang memanfaatkan situasi ini dengan berusaha mengeruk keuntungan dengan menjual produk palsu dan juga produk olahan yang sudah kadaluarsa. Produk palsu sering beredar di took-toko kecil di pinggir jalan yang menjual barang kelontongan seperti obat nyamuk, minyak kayu putih, produk kosmetik dan lain sebagainya.

Produk ini mereka buat dengan cara mengumpulkan kemasan produk tersebut dari tempat penampungan pengumpul barang bekas kemudian di bersihkan. Mereka kemudian membuat campuran bahan dari zat-zat yang berbahaya dengan takaran sembarangan. Dengan menjual dengan harga yang sedikit dibawah harga asli mereka bisa mendapat keuntungan yang cukup besar. Produk ini tidak hanya merugikan konsumen dalam bentuk financial juga dapat membahayakan kesehatannya.

Yang lebih membahayakan lagi adalah produk olahan makanan dari sampah. Makanan-makanan itu mereka kumpulkan dari tong-tong sampah restoran kemudian diolah kembali (di goring atau di rebus) sehingga terlihat seperti baru. Mereka menjualnya diwarung-warung kecil dengan harga yang cukup murah. Lebih hebatnya lagi, banyak makanan terutama kue-kue kering yang sudah kadaluarsa dijual di mal-mal. Jadi tidak selamanya makanan di yang kita beli di mal dengan harga yang cukup tinggi adalah makanan yang sehat.

Selain makanan, obat-obatanpun tak luput dari incaran para penjual produk olahan sampah ini. Terkadang mereka mencari obat-obatan kadaluarsa yang sudah dibuang dan mengemasnya ulang serta menghilangkan tanggal kadaluarsanya.

Sebagai contoh adalah di kawasan tempat pembuangan sampah di Bantar Gebang, Bekasi. Setiap harinya banyak pemulung sampah membuang sekaligus mengumpulkan sampah untuk dijadikan produk olahan. Mereka tidak bekerja sendiri-sendiri melainkan terorganisir dengan baik, sehingga mereka sulit diberantas.

Mungkin anda berfikir “Kok ada orang yang tega meracuni saudaranya sendiri untuk meraup keuntungan”. Di tengah kehidupan yang semakin mencekik leher ini, dengan alasan mencari sesuap nasi mereka tidak memikirkan orang lain melainkan kepentingan diri sendiri. Oleh karena itu, semua kembali ke diri kita masing-masing untuk tidak mudah tergiur dengan harga murah dan untuk TELITI dalam membeli produk apapun.

About these ads

10 Responses

  1. Biasanya harga murah itu berlaku untuk barang bekas atau barang tidak laku (sudah kadaluarsa atau ketinggalan mode).
    Saat ini, pada posisi terjepit antara kenaikan harga barang dan penghasilan, siapa yang tidak tergiur dengan harga murah, apalagi ada potongan harga bahkan gratis. Celah inilah yang dimanfaatkan oleh Oknum (orang yang tdk bertanggungjawab). Orang ini cerdas memanfaatkan peluang meskipun jalan yang ditempuh salah dan membahayakan orang lain.
    ….
    Saiia pernah memperhatikan orang sakit jiwa yang terlantar makan makanan basi (sudah ada di tempat sampah) mulai satu hari…. dua hari …. satu minggu….satu bulan. Dia tidak apa-apa, tampak sehat. Jangan-jangan sudah kebal atau punya ilmu *kudalumping.com* pikirkyu. Ternyata hanya sugesti saja : Saiia makan makanan sehat dan bersih dan melihat dia makan makanan basi dan kotor saja sudah jijiek. Sedangkan dia biasa saja memakannya.
    jadi kalau kita memakan makanan basi dan kotor dan berpikir itu bersih *belumlimamenit.com*, kita tidak akan terasa apa-apa *biasa.com* seperti mereka yang membeli makanan murah (baca ceritera di atas)
    ….
    Soal kematian siapa yang tau…. :)
    Ingat banyak jalan menuju kematian
    Nah… sebelum itu terjadi KEMBALILAH KE JALAN YANG BENAR
    salam

  2. Kalau dipikir-pikir, sebenarnya orang Indonesia itu pintar-pintar ya, sampah bisa diolah sedemikian rupa menjadi produk yang terlihat baru dan bahkan para konsumen tidak dapat membedakan yang asli dan yang palsu.

    Semua barang juga bisa ditiru di sini, hebat kan? Bahkan daging tikus juga bisa disulap jadi “fried chicken” pinggir jalan, serem amat ya…

    waspadalah…waspadalah…

    kalo udah terlanjur dan tak dapat menghindar, ya pasrah aja, setuju sama pak Okta, soal kematian siapa yang tau? hehehe…

  3. Waaah P Okta, kondisi orang normal dan Orang yg sakit jiwa kan berbeda. Orang yg sakit jiwa diberi anugrah oleh Allah memiliki kekebalan tubuh yang melebihi manusia normal. So klo mereka bisa makan2nan basi n tidur di selokan yaaa itumah memang sewajarnya kali ya.. namanya juga abnormal. Memang makanan bersih belum tentu menyehatkan, dan sebaliknya makanan kotor belum tentu membawa penyakit

    Tp saya sangat2 setuju dg P Okt n enno soal ‘kematian sapa yg tau’. Jelaslah itumah ga bisa dprediksi atau diganggu gugat kepatenannya.

    Ayo semua…. insap insaaap… kasian para korban yg tak berdosa apa lg yg tak berdaya ky enno heheheh pisss no (lo selalu enak u/ djadikan contoh hidup hehehe)

  4. Kalau pakaian, kita beli baju di toko keluaran tahun kemarin harganya lebih miring/lebih murah, karena modenya ketinggalan, masih termasuk baru. (bukan sampah)
    Kalau obat-obatan, harus ada keterangan POM yang mungkin bisa merusak kesehatan, tentu perlu informasi yang lebih rinci.
    Kalau makanan kedaluarsa, katanya di Cerebon pusat penjualannya. di tempatnya Tuti ?bener gak?

  5. Allahu Akbar 3x Walillahhilhamd
    Taqobballahuminna waminkum Taqobbal ya karim.
    Selamat Iedul Fitri 1249 H.
    Mohon maaf lahir dan bathin.
    Semoga sukses

  6. СНАЧАЛА, я – ЖАЛЬ ДОЛГОЕ ВРЕМЯ, которое я НЕ ПОСЕЩАЛ К ВАШЕМУ BLOG, я НЕ ИМЕЮ НАСТРОЕНИЕ ВСЕ ЖЕ, ПОТОМУ ЧТО ПРОБЛЕМА СЛИШКОМ МНОГИХ ЖИЗНЕЙ, которую я ИМЕЮ, НО ТЕПЕРЬ я НАДЕЮСЬ, что я МОГУ ПРИЕХАТЬ В ВАШ BLOG КАК ПРЕЖДЕ, СПАСИБО

  7. Haloooo….. apa kabar ?? Minal Aidin Wal Faidzin !

  8. Привет…
    Спасибо что вы посешали мой блог, уже давно я не овнобляла мой блог, наверно я занята. Надеюсь я могу овноблять мой блог еженедельно.

    Спасибочку

    ^____^

    toe-tea

  9. Dear P Sulaeman…..

    Untuk makanan kadaluarsa tidak hanya di Cirebon, disekitar bapak juga banyak kok, selain itu Pusatnya justru disini, di Jakarta kaleeee. Hidup Cirebon kota Berintan hehehehe

  10. Salam Hormat Kabadan…. Kak djela? apa kabar? Lama tak bersua didunia blogger…

    Saya ucapkan mohon maaf lahir batin atas segala ucapan dan atau laku yang kurang berkenan di hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: