Siapa tak tahu Bali. Siapa tak tahu Bali dikenal dengan julukan kota seribu dewa. Nama Bali lebih terkenal dari pada negara Indonesia itu sendiri. Memang Bali memiliki sejuta pesona yang mampu menyihir kita untuk datang ke kota ini. Kota yang cocok bagi jiwa-jiwa yang lelah bekerja dan membutuhkan ketenangan untuk sekedar melepas penat yang ada. Bali juga memanjakan para pujangga dan artis untuk berkarya.
Berlibur dan tinggal di Bali adalah dua hal yang sama sekali berbeda. Amatlah menyenangkan berlibur di Bali, karena banyak tempat menarik dan romantis yang dapat dikunjungi. Kontrasnya, tinggal di Bali dapat menjadi bencana bagi orang yang tidak memiliki kendaraan, karena sistem transportasi yang sungguh buruk disini.
Seminggu terasa sewindu mungkin merupakan ungkapan yang cocok untukku saat ini. Dengan karakter diri yang kurang suka bergantung pada orang lain, ketidaktersediaannya kendaraan serta buruknya transpotasi membuatku merasa terisolir dan tak berdaya. Kaki sudah gatal melangkah tetapi tembok didepan menghalangi dengan kejamnya. Andaikan aku memiliki kendaraan disini mungkin aku akan lebih menikmati tinggal disini. Mungkin. Aku tidak mengatakan aku tak suka tinggal disini, tetapi aku tak suka dengan ketidakberdayaanku selama disini.
Aku rindu kamarku. Rindu rumahku. Rindu makanan kesukaanku. Disini memang aku dimudahkan dalam jaminan makan teratur dan tempat-tempat indah yang dapat dikunjungi. Tetapi banyak pula hal yang tidak dapat kutemui disini, salah satunya tentu saja kemudahan transportasi umum yang dapat ditemui hingga larut malam, bahkan 24 jam. Itulah uniknya manusia. Dari sana ingin segera ksini, setelah disini ingin segera kembali. I love my house. Rumahku memang istanaku yang kucinta
Filed under: Yubithea dalam Berita
yup, betul sekali bu. di bali yg susah kendaraannya, harus punya kendaraan sendiri baru bebas.
oia, di bali hati2 lho bu kalo nunggu kendaraan, jangan coba-coba nunggu kendaraan di satu titik terlalu lama apalagi berdiri sambil diam seperti patung, bisa2 nanti dikasih sarung kotak2 yg seperti papan catur ituh. soalnya semua patung di bali itu diukir dan dikasih sarung kotak2
itu aja sih kalo pesan saya mah
iya betul bgt. ow ow ow tenang aja daku jarang mangkal kok… paling suka jongkok yang masih agak lamaan xixixi
Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri.
happy Idul Fitri too… forgive me for all mistakes that i’ve done
Salam kenal, Mbak
Saya lagi mencari guru privat bahasa Rusia di Jakarta. Mungkin Mbak bisa bantu? Pls contact via email.
Spasiba.
Hai…