Sinetron

Siapapun yang tinggal di Indonesia pasti mengetahui apa itu sinetron. Bahkan selentingan mengatakan ada anak yang bercita-cita menjadi pesinetron. Walau kerjanya melelahkan akan tetapi popularitas dan uangnya mengalis deras. Tak jarang para artis muda Indonesia yang kemudia memilih home schooling karena fleksibilitas waktunya. Lalu apakah makna yang dapat di ambil dari sebagian besar sinetron di Indonesia.

Setelah mengamati sinetron-sinetron di hampir setiap stasiun televisi, sebagian besar temanya adalah drama percintaan remaja yang berebut lawan jenisnya, perebutan harta kekayaan, dan kekerasan dalam rumah tangga. Hampir di setiap sinetron tersebut ada tokoh antagonis yang benar-benar jahat, yang menurut pendapat pribadi saya sudah tidak masuk akal dan ada pula tokoh protagonis yang kelewat baik. Sampai sempat terpikirkan, apa ada manusia di dunia ini yang begitu jahatnya yang begitu mudahnya memanipulasi si tokoh protagonis yang pasrah-pasrah saja.

Selain karakter yang terlalu berlebihan, percakapan antar tokohpun banyak menggunakan kata-kata yang kaasar, yang kemudian ditiru oleh anak-anak.  Terlebih lagi, para ABG pencinta sinetron banyak meniru gaya busana yang dikenakan para artis mudanya, termasuk seragam sekolah yang kecil dan keluar dari bawahannya, serta meniru gaya hidup yang boleh dikatakan kurang sehat, seperti dugem dan sebagainya. Apakah orang-orang Indonesia sudah sedemikian kasarnya? Manakah karakter orang Indonesia yang katanya halus budi bahasanya? Manakah rakyat Indonesia yang mendahulukan kesopanan dalam berbusana?

Apakah sinetron-sinetron yang kurang mendidik itu dapat mendorong proses degradasi moral di negeri ini? Sungguh sangat disayangkan apabila tayangan-tayangan televisi yang seharusnya membantu mencerdaskan dan meningkatkan kreativitas generasi muda justru mengakibatkan kerusakan budi bahasa serta laku generasi muda.

7 Responses

  1. SETUJU!

    Sinetron kita banyak membawa dampak buruk. Liat aja, sinetron yang latarnya anak2 sekolah, mana ada kegiatan belajar mengajarnya, ngomonginnya cintaaaa melulu, jahatin orang terus. Cape deeehh..

    Kau rupanya se-ide denganku. Udah baca postingan ku tentang “kondisi pertelevisian Indonesia kini” belum? Kecewa ya?!

    Trus gak tau dari mana asalnya, kupingku lagi gatel aja denger anak2 sekarang memakai kata “secara” untuk menggantikan kata “karena”. Padahal udah jelas2 salah.
    “Sebel sama sinetron secara tayangannya gak mendidik” haha aneh kan??

    Ampun deh!

  2. Tuti, I visit yor blog to monitor the progress! Your blog need an intensive promotion to get more kicks ! Try to find your traditional visitor. Good luck!

  3. Yes, sir… I’ll find my way to invite other bloggers join in my weblog. Thank you for your attention sir, and wish me luck

    toe-tea

  4. Sangat Setuju…

    Iya sudah baca n ternyata seide. Makanya kalo dirumah si Mba-nya ponakan dah nonton sinetron, tak giring aja ntu anak2 u/ belajar atau nonton yang lain yang bahasanya nggak kacau beliau. Soalnya kasian, masih kecil bahan obrolannya cinta mulu, fashion mulu

    Contoh aja: “Tante sekarang pacarnya siapa? atau “Tante jarang ke Bekasi karena pacarn ya? lebih lagi pernah juga bilang gini : “tante beliin aku baju yang kaya difilm itu doong”. Duuuhh males banget ga seh dengernya. Mending belajar daripada nonton sinetron tak berguna itu.

    Ayo kita jauhkan anak2 dari pengaruh buruk sinetron Indonesia. SEMANGAT…

  5. Tuti, ada pengumuman tentang Lomba Blog Badiklat di http://antonbiantoro.blogspot.com , infokan kepada kawan-kawan! Thx.
    ——— ——– ——–
    Saya berkunjung dlm rangka lomba, saya akan datang lagi, selamat berlomba!

  6. Siap Kabadan, langsung di check dan di forward

    Terimakasih

  7. hidup seperti sinetron…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: