BLT

Bantuan Langsung Tunai atau yang sering disingkat menjadi BLT adalah bantuan dalam bentuk tunai atau uang dari pemerintah bagi keluarga yang kurang mampu. BLT ini diberikan sebagai konpensasi kenaikan BBM pada tahun 2005 silam selama 3 bulan pertama setelah kenaikan BBM. Pembagian dana BLT ini pun memicu kerusuhan dan juga meningkatkan jumlah penduduk miskin di Indonesia atau malah ada juga yang mengaku miskin sementara ia memiliki fasilitas yang memadai dirumahnya.

Sejak bulan lalu,yaitu bertepatan dengan bulan Ramadhan 1829 H pembagian BLT telah dilaksanakan diberbagai daerah. Akan tetapi pembagian BLT ini hampir selalu diwarnai dengan kerusuhan. Para penerima BLT berdesak-desakan bahkan saling mendorong untuk dapat mengambil uang BLT, lebih lanjut, ibu-ibu yang tidak tahan dengan situasi itu sampai jatuh pingsan karena kekurangan oksigen. Padahal apabila mereka membuat lajur antrian, pengambilan uang itu dapat berjalan lebih cepat.

Mengapa kerusuhan sering terjadi ketika pembagian BLT sementara mereka memiliki kartu pengambilan? Apa panitia BLT tidak dapat membagi para pengambil BLT dalam kelompok-kelompok kecil dengan waktu yang berbeda, sehingga tidak terjadi penumpukan pengambil di suatu waktu? Atau apakah karena tingkat kesadaran disiplin untuk megantri masyarakat Indonesia masih kurang?

Mungkin hal ini harus dikaji panitia agar pembagian BLT dapat berjalan dengan tertib dan tenang, sehingga kekisruhan yang berujung kerusuhan dapat dihindari. Disisi lain, para penerima BLT perlu menyadari bahwa kerusuhan dapat dihindari apabila mereka mau bersikap lebih sabar dan mengantri, dan sebaiknya tidak membawa anak kecil ke empat pencairan dana BLT.

5 Responses

  1. pertamaxx (mas zaenal mode on)

    pertama2 mau bilang dulu itu header image nya bagus deh tut, lo jadi terlihat feminin, abis bosen melihat dirimu selalu tampil maskulin hehehe…
    baru kelihatan kalo tuti itu ternyata manis bukan ganteng! hihi piss

    kedua, mau komen soal BLT. Uang memang sering membuat orang lupa diri. Lupa budaya antri, lupa kesopanan, lupa bahwa dia orang berkecukupan, lupa harga diri………lupa semuanya deh…

    ..memprihatinkan…

  2. KeDuaxxX (bang zaenal mode on)

    Pertama gambar atas cantik, jadi… lach…😀

    Kedua, soal BLT : pasti semua orang mau ambil bagian… soalnya gratis dan terbatas sehingga lupa kalo sikutnya tajam, sepatu runcing, serta pakai topi. Jadinya… gitu dech.. makan korban.😦
    Oh… Indonesia ku.

    Ketiga : mo tanya, Toe tea terlibat sebagai apa ? peserta atau panitia ? Kebagian tidak ?

  3. Iya neh Indonesia terkenal… dengan ‘pembagian’ yg sering berujung ricuh. Apalagi yg kejadian dipasuruan, beritanya jadi headline di beberapa negara. HEBAT.

    Kebagian sih nggak, cuma kecipratan doang, kan saya nunggu digang sebelah untuk malakin mereka hhahaha

  4. Sangat saya sayangkan, bangsa kita masih suka hal hal yang didapat tanpa jerihpayah dan perjuangan.

    —————————————————————————————————–
    Mungkin itu jugalah yang mendorong terjadinya kerusuhan ya, klo tidak pasti mereka malu meminta yg bukan haknya

  5. kelimax (si zaenal mode on)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: