My Lovely Sarong

SARUNG. Kemanapun aku pergi untuk menginap tak pernah aku lupa membawa kain sarung tersayangku karena aku akan kesulian tidur tanpa kain sarungku. Kain ini tidak harus dipakai, terkadang hanya untuk kupegang saja. Mungkin banyak yang berfikir mengapa begitu repot membawa kain sarung padahal dimanapun atau dirumah manapun kita bisa mendapatkan kain sarung.

Sarungku bukanlah sembarang kain sarung, karena sekarang ini aku agak kesulitan menemukan kain sarung semacam yang aku punya. Kain-kain sarungku semuanya bertekstur licin. Memang banyak kain sarung licin diluaran, tetapi tidak selicin dan sedingin kain sarungku.

Aku memiliki 4 buah kain sarung yang kukumpulkan sejak aku kuliah dulu, yaitu sejak tahun 1999. Awalnya aku hanya memiliki satu buah kain sarung, akan tetapi kain itu akhirnya sobek karena lapuk akibat sering kucuci dan kupegang. Karena aku belum mendapatkan gantinya aku membagi 2 kain sarung itu dan tetap memakainya.

Kain sarung kedua aku dapatkan dari pacarku dulu, yang sekarang sudah menjadi mantan pacar. Secara tak sengaja, ketika aku ketempatnya aku menemukan kain sarung miliknya yang bertekstur licin. Tanpa ragu aku meminta kain sarung yang kemudian menjadi kain sarung tersayangku, yang setia menemaniku kemanapun aku pergi itu. Kain sarung ini sudah melanglang buana termasuk pergi ke Australia loh, thank you to my ex boyfriend.

Kain sarung ketiga dan keempat aku dapatkan dari pamanku. Kain-kain sarung itu aku simpan di Bekasi dan di Cirebon, jadi jika aku pergi ke kedua tempat itu aku tak perlu membawa kain sarungku. Praktis.  Sekarangpun, ketika aku menulis cerita ini aku membentangkan kain sarung ini dikursi dan aku duduk diatas kain sarungnya. I Love my Sarong.

2 Responses

  1. saya juga pernah mengalami hal yg sama
    ga bisa tidur tanpa kain sarung, padahal sarungnya juga ga dipake, cuma buat dipegang doang😀

    but, eniwei…kalo ngajar di kelas bu guru ga pake sarung kan?😀

    • butul-butul butul… kadang kalo lagi gerah cuma buat dipegang2 doang… aku senang… karena ada yg punya kebiasaan yg sama… padahal selama ini aku diejekin karena kebiasaan itu huhuhu…

      Tenang aja, kalo ngajar ga bawa sarung kok, ntar dikira mau ngeronda lg😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: